Mau Bangun Rumah di Sekitar Jakarta? Cek Dulu Harga Tukang Harian Jakarta vs Borongan Disini!

Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan mempunyai daya tarik tersendiri. Tidak heran jika banyak orang yang berbondong-bondong pindah ke Jakarta terutama di momen setelah lebaran.

Kemacetan dan tingkat polusi yang tinggi tidak menyurutkan minat masyarakat untuk pindah ke Jakarta. Sebagian besar dari mereka berpindah karena ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Tidak sedikit pula yang justru memperburuk keadaan dengan menjadi pengangguran.

Catatan kelam tentang kota Jakarta tidak berpengaruh terhadap keinginan orang untuk memiliki rumah di Jakarta. Harga tanah maupun bangunan yang mahal juga tidak menjadi penghalang minat seseorang memiliki rumah di Jakarta.

Harga Tukang Harian Jakarta versus Harga Borongan

Bagi Anda yang sudah memiliki lahan di Jakarta, informasi mengenai harga tukang harian Jakarta maupun borongan menjadi sangat penting untuk diketahui.

Biaya jasa merupakan biaya yang cukup besar dibanding biaya pembangunan rumah lainnya. Hampir 50% dari seluruh biaya pembangunan rumah akan habis untuk membayar jasa tukang.

Sebagai informasi, terdapat dua sistem pembayaran untuk tukang yang akan mengerjakan pembangunan rumah Anda. Sistem pembayaran tersebut yaitu harian dan borongan.

Agar lebih mudah dipahami, Anda bisa mengecek kelebihan dan kekurangan dari kedua sistem pembayaran tukang berikut.

Harga Tukang Harian

Tukang bangunan harian merupakan tukang bangunan yang pembayarannya dilakukan setiap hari kerja atau harian. Sebagian besar tukang harian tidak terikat organisasi dan bekerja secara mandiri.

Maksud dari tidak terikat organisasi yaitu tukang tersebut disewa secara individu atau mandiri tanpa adanya ikatan dengan organisasi atau perusahaan penyedia jasa tukang bangunan.

Hal mendasar yang menjadi pembeda antara tukang harian dengan borongan terletak pada sistem pembayarannya. Tukang harian dibayar dengan sistem harian. Sedangkan tukang bangunan borongan dibayar berdasarkan perhitungan luas bangunan yang dikerjakan.

Tarif tukang harian berbeda-beda sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Misalnya, tukang yang bekerja mengecat rumah lebih rendah tarifnya dibanding tukang yang mengerjakan pekerjaan berat seperti mengecor.

Bagi Anda yang berencana menyewa tukang harian untuk membangun rumah di Jakarta, alangkah baiknya jika Anda mengetahui harga tukang harian Jakarta. Rata-rata harga tukang harian terutama di kota besar berkisar antara Rp. 150.000 hingga Rp. 250.000 per hari.

Cara mudah menghitung biaya pembayaran tukang harian yakni dengan mengalikan tarif per hari dengan estimasi lama pekerjaan. Namun, perhitungan memiliki peluang salah terutama jika pengerjaannya semakin lama.

Kelemahan dari tukang harian yaitu kinerja dari tukang. Tukang harian cenderung lambat bekerja karena bisa memperpanjang durasi pengerjaan.

Harga Tukang Borongan

Untuk tukang borongan dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu borongan jasa dan borongan penuh.

Borongan jasa artinya Anda hanya perlu berdiskusi dengan penyedia jasa mengenai besaran tarif. Tarif ini didasarkan pada lama pekerjaan maupun luas lahan pengerjaan.

Untuk borongan penuh, Anda tidak perlu lagi memikirkan material maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan pembangunan rumah di Jakarta. Segala sesuatunya akan diatur oleh kontraktor yang Anda percayai. Kontraktor akan menunjukkan rincian biaya dan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.

Dari tarif, harga tukang harian Jakarta dibanding borongan berbeda cukup jauh. Tukang harian jauh lebih mahal dibanding tukang borongan.

Tukang borongan penuh biasanya dituntut oleh waktu dan target dalam proses kerjanya. Tidak heran apabila sering ditemukan bangunan rumah Jakarta yang kurang berkualitas. Hal diakibatkan dari tukang yang ingin cepat menyelesaikan proyeknya.

Demikian penjelasan mengenai uraian harga tukang harian Jakarta dan borongan. Kedua bentuk tukang tersebut bisa Anda temukan pada platform Sejasa.