Platform Microfinance Marketplace Lahir dari Inovasi dan Solusi Keuangan Masa Kini

Era digital seperti sekarang pasti kamu pernah melakukan pembayaran hanya via smartphone dan membayar dengan e-Money. Praktis Bukan? Untuk melakukan pembayaran tak perlu melakukan kegiatan seperti dahulu kala yang harus datang, mengantre sehingga tak membuat efisien waktumu.

Mungkin kamu tidak tahu apa pengertian dari kebiasaan baru tersebut. Ya, hal ini merupakan bagian dari platform microfinance marketplace) yaitu penggabungan antara teknologi dengan sistem finansial atau keuangan. Singkatnya, Platform microfinance marketplace adalah inovasi dalam bidang jasa finansial yang diberikan sentuhan teknologi moderen.

Penggunaan smartphone untuk mobile banking, layanan investasi, pinjaman dan cryptocurrency adalah contoh teknologi yang bertujuan untuk membuat layanan keuangan lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Perusahaan teknologi keuangan terdiri dari perusahaan rintisan (startup) dan lembaga keuangan mapan serta perusahaan teknologi yang mencoba menggantikan atau meningkatkan penggunaan layanan keuangan yang disediakan oleh perusahaan keuangan yang ada.

Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) memaparkan perkembangan industri platform microfinance marketplace di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada akhir Kuartal II tahun 2020 perusahaan platform microfinance marketplace di tanah air telah mencapai 362 perusahaan.

Pertumbuhan pesat industri platform microfinance marketplace dipengaruhi oleh sejumlah faktor di antaranya investasi yang kian meningkat. Lalu jumlah penduduk usia kerja yang tinggi. Juga penetrasi internet yang berkembang dengan pesat, jumlah pengguna ponsel dan media sosial yang tumbuh dengan cepat.

Hadirnya platform microfinance marketplace telah membantu masyarakat menyelesaikan berbagai masalah. Perlu diketahui, Microfinancing adalah salah satu layanan Platform microfinance marketplace yang menyediakan layanan keuangan bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk membantu kehidupan dan keuangan mereka sehari-hari. Karena masyarakat dari golongan ekonomi ini kebanyakan tidak memiliki akses ke institusi perbankan, maka mereka pun mengalami kesulitan untuk memperoleh modal usaha guna mengembangkan usaha atau mata pencaharian mereka.

Microfinancing berusaha menjembatani permasalahan tersebut dengan menyalurkan secara langsung modal usaha dari pemberi pinjaman kepada calon peminjam. Sistem bisnis dirancang agar return bernilai kompetitif bagi pemberi pinjaman, namun tetap attainable bagi peminjamnya. Salah satu startup yang bergerak dalam bidang microfinancing ini adalah Amartha yang menghubungkan pengusaha mikro di pedesaan dengan pemodal secara online.

PT Amartha Mikro Fintek atau Amartha adalah salah satu perusahaan teknologi finansial peer-to-peer lending yang ada di Indonesia. Perusahaan tersebut menyediakan situs web yang menghubungkan pendana dalam melakukan pendanaan usaha mikro dan kecil di Indonesia.

Kelebihan Platform Microfinance Marketplace Amartha

Mau tahu apa saja kelebihan platform microfinance marketplace Amartha? Berikut 5 alasannya!

1. Punya Imbal Hasil Menarik

Seperti yang sudah diketahui, berinvestasi pada P2P Lending dapat memberikan imbal hasil yang fair bagi para investornya. Beberapa platform bahkan menyediakan layanan yang memungkinkan investornya dapat menarik dana yang mereka miliki setiap minggunya, dengan akses yang mudah seperti pada platform Amartha. Kamu bisa meraih imbal hasil yang dinamis di rata-rata 15% p.a sesuai dengan profil mitra usaha yang akan didanai.

2. Resmi Terdaftar dan Diawasi OJK

Sejak tahun 2019, Amartha telah resmi terdaftar pada administrasi Direktorat Kelembagaan dan Produk IKNB Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan nomor registrasi S-2491/NB.111/2017, sehingga layanan yang disediakan untuk menghubungkan pelaku usaha mikro di sektor ekonomi informal dengan pemberi modal atau investor, kini lebih aman dan transparan.

3. Sudah Mendapat Banyak Pengakuan Internasional

Selain penghargaan dari CB Insights, Amartha mendapatkan sertifikasi sebagai perusahaan fintech berdampak sosial dari GIIRS (Global Impact Investing Rating System) dengan peringkat tertinggi yaitu Platinum.

Selain itu, Amartha juga diakui sebagai perusahaan dengan solusi inovatif untuk pembiayaan UKM (Innovative Solutions for SME Financing) oleh FinTech Rocketship Awards Programme 2020, sebuah program yang diinisiasi dari kerjasama Perdana Menteri Inggris dan India sejak tahun 2018.

4. Menghadirkan Premi Penjaminan Asuransi

Untuk meminimalisir risiko yang terjadi, Amartha juga menghadirkan opsi asuransi saat mendanai mitra usaha. Proteksi ini berguna untuk mengelola risiko dan memberikan gambaran investasi yang lebih terprediksi, sehingga sebagai investor dapat fokus untuk mengelola dana milikmu sesuai dengan profil risiko pribadi. Apabila mitra mengalami gagal bayar, maka sisa dana pokok kamu dapat kembali sebesar 75 persen.

5. Punya Sistem Group Lending

Hal lain yang dilakukan oleh Amartha untuk menghindari terjadinya kegagalan pembayaran yaitu dengan menjalankan sistem Group Lending kepada para mitranya. Group lending sendiri adalah kewajiban bagi calon anggota untuk membentuk sebuah kelompok yang terdiri dari 15-25 orang dalam satu wilayah.

Dengan adanya sistem kelompok ini, akan memberikan rasa tanggung jawab pada masing-masing peminjam karena bila ada anggota yang tidak bisa membayar maka anggota lain wajib melakukan tanggung renteng.

Sistem tanggung renteng yang dilakukan oleh Amartha, memberikan jaminan keamanan kepada para investor yang telah menginvestasikan dananya untuk disalurkan sebagai modal bagi para pelaku UMKM di pedesaan.

Itulah kelebihan dari platform microfinance marketplace Amartha. Tunggu apalagi, yuk bergabung di Amartha!